Senin, 28 November 2011

Maaf..

Mengirimkan  foto rex setiap Rabu selama hampir setahun ini pada dirinya. Banyak yang berkomentar  saya seperti psikopat, stalker.

Bisa jadi saya psikopat. Ya kamu bisa menyebut saya stalker.
Saya bisa jadi sangat egois dalam hal ini. Saya tidak peduli perasaan dirinya ketika dikirimkan foto setiap Rabu. Mungkin dia ketakutan, mungkin dia menganggap saya cewe Indonesia yang gila. Bisa jadi dia paranoid dengan email email saya. Tapi mungkin juga dia sama sekali tidak menerima email saya. Bisa jadi kan?

Berbagai kemungkinan bisa menjadi jawaban dari proses pengiriman foto ini setiap Rabunya. Saya tidak tahu apa reaksi dirinya. Dia tidak pernah mengirim balasan bahkan tidak pernah berkomentar sedikitpun tentang email saya.

Awalnya saya memiliki banyak teori. Seperti yang saya kemukakan diawal. Mungkin dia kesal, mungkin dia benci saya, mungkin dia menghapus email-email saya, bisa jadi dia tersanjung, bisa jadi dia menganggap email email itu adalah hal biasa. Pada akhirnya saya lelah untuk berteori dan berpikir tentang kemungkinan kemungkinan itu.

Tapi saya akan sangat berbohong jika saya mengatakan bahwa saya tidakpenasaran. Karena sebenarnya saya ingin tahu reaksi dirinya sebenarnya bagaimana. Wajar kan?

Apakah melelahkan menunggu jawaban? O ya, sangat. Tapi rabu menjadi waktu yang tepat untuk melepaskan lelah itu. Di mana saya sudah tidak peduli dengan reaksi dirinya. Yang saya tahu saya rindu dirinya di hari rabu.

Ah, ya yang lucu siapa tahu dia menjadi paranoid tiap hari rabu datang ya. Kasian sekali.
Jahatnya saya kalau dia sampai merasa bahwa rabu adalah hari yang buruk karena email saya.

Maaf. Tapi ketahuilah ini cukup membantu supaya saya tidak terlalu tersiksa.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar